Berita Terpopular Basket





Follow Us On Twitter


Ssstt.. Pemain NBA Mondar-Mandir ke Surabaya! Share to Facebook Tweet This
Basket - Basket
Friday, 06 August 2010 22:35
Ssstt.. Pemain NBA Mondar-Mandir ke Surabaya!SURABAYA - Diam-diam, ternyata Indonesia kerap kali kedatangan bintang liga bola basket Amerika Serikat (AS) NBA. Dan uniknya, bintang NBA ini malah berkunjung ke Surabaya.

Di Kota Pahlawan ini, sudah empat bintang NBA yang hadir yakni David Lee dari New York Knicks, Cavin Martin, Trevor Ariza, dari Huston Rockets, dan Corey William.

"Ya, mulai dua tahun belakangan, memang kita undang bintang-bintang NBA, sejak 2008 Indonesia masuk dalam daftar NBA," ujar Direktur PT Deteksi Basket Indonesia (DBI) yang juga Komisioner Liga Basket DBL, Azrul Ananda, ketika ditemui okezone di DBL Arena, Surabaya, Jumat (6/8/2010).

Ia menyebutkan, para pemain ini datang dalam gelaran Honda DBL East Java Series North Region di Surabaya. "Tahun lalu, kita datangkan David Lee dan Cavin Martin. Sedangkan tahun ini, kita datangkan Trevor Ariza dan Corey William. Jadi, setahun minimal dua pemain NBA yang kita hadirkan," paparnya.

Para pemain ini hadir sekira empat hari untuk mengadakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan olah raga bola basket di dalam negeri. "Kita ada konsep acara namanya NBA Madness. Mereka main di beberapa mall di Surabaya seperti Tunjung Plasa, Pakuon, Galaxy Mall, Supermall, dan Royal Plasa untuk menunjukkan aksinya di hadapan masyarakat Surabaya," tambah Public and Media Relation PT DBL Indonesia, Novita Widya.

Selain itu, para pemain NBA yang datang ke Surabaya juga memberikan coaching clinic mengenai cara berolahraga basket yang profesional kepada anak-anak di bawah umur. "Biasanya kita cari sekolah-sekolah SMP yang basketnya menonjol untuk ikut di coaching clinic ini," lanjut Widya.

Tak ketinggalan, sang bintang pun diajak untuk mengikuti kegiatan bertajuk NBA Care yakni mengunjungi beberapa panti sosial di Surabaya, sebagai bagian dari kegiatan yang sudah ditetapkan oleh NBA pusat di AS.

Sementara itu, Corey "Homicide" Williams, yang sempat menjadi pemain di Toronto raptors pada 2006, serta mengantarkan Dacota Wizard juara NBA Development 2007, mengaku terkejut dengan semangat pebasket muda di Surabaya.

"Saya sangat terkejut dengan animo basket di kota ini. Di luar AS, mungkin inilah basket yang sangat antusias seperti NBA," ucapnya kepada sejumlah pelajar yang menyaksikan DBL.

Director PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM) Suwito menambahkan, Liga Basket DBL memiliki ciri khas tersendiri dibanding pertandingan bola basket yang ada di Indonesia.

"Di DBL, tidak semua pelajar bisa ikut dalam kompetisi ini. Hanya pelajar yang berprestasi, tidak pernah tidak naik kelas dan nilainya tidak pernah ada nilai merah yang boleh ikut. Inilah uniknya, karena konsepnya pelajar tidak hanya jago dilapangan tapi juga pintar di dalam kelas," tegas dia.

Karena itu, MPM selaku diler resmi sepeda motor Honda mengaku senang bisa menjadi sponsor utama Liga DBL. "Karena sesuai dengan konsep Honda yang juga kini sedang gencar menyasar konsumen dari kalangan para pelajar," tambah Suwito.

Asiknya, dari pertandingan yang digelar di 18 provinsi di 21 kota se-Indonesia, akan dipilih 5 pemain pria dan 5 pemain wanita serta dua orang pelatih untuk diterbangkan ke Seattle, AS, guna belajar basket selama 9 hari dan bertanding dengan tim-tim basket pelajar di AS.

Lantas, mengapa semua itu terjadi di Surabaya? "Karena Surabaya merupakan Ibukotanya basket di Indonesia," tegas Azrul. Di kota inilah basket, paparnya memiliki penonton terbanyak, kompetisi terbanyak, dan stadion terbanyak, setelah sepak bola.

"Disini ada 9 gedung basket bertaraf internasional yang bisa digunakan untuk kompetisi, sementara di Jakarta hanya 4, jadi itulah alasan kita mendatangkan bintang-bintang NBA ke Surabaya," tutup Azrul.



sumber: olahraga[dot]com