Capello Bikin Terry Sesenggukan Share to Facebook Tweet This
Sepakbola - Lain Lain
Monday, 08 February 2010 12:39
Capello Bikin Terry SesenggukanLONDON - Sumber Daily Mail, yang dekat dengan pelatih tim nasional (timnas) Inggris, Fabio Capello, mengungkapkan, bek John Terry melakukan segala usaha, bahkan sampai menangis tersedu-sedu untuk meyakinkan Capello, bahwa ia masih pantas menyandang ban kapten timnas. Sayang, tak satu pun upaya Terry mampu meluluhkan keputusan memecatnya dari posisi tersebut.

Capello memecat John Terry dari posisi kapten timnas setelah keduanya melakukan audiensi pribadi, Jumat, (5/2/2010). Ini merupakan respons Capello terhadap terkuaknya skandal seks Terry dengan mantan pacar bek Inggris, Wayne Bridge, Vanessa Perroncel.

Capello menilai, skandal tersebut bisa merusak keharmonisan dan persiapan tim untuk Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Hal ini didasarkan pada kenyataan perselingkuhan itu merusak relasi Terry dengan Bridge, publik Inggris, dan istrinya, Toni.

Capello telah memutuskan untuk merahasiakan perbincangan dari publik. Namun, menurut sumber Daily Mail, dalam perbincangan pribadi itu, Terry menegaskan, sanggup bersikap profesional dan menjaga soliditas tim. Namun, Capello menolak mengambil risiko yang bisa merugikan Inggris.

"Ia mengeluarkan telepon selularnya dan memencet nomornya (Perroncel), sambil mengatakan kepada Fabio untuk bicara sendiri kepadanya (Perroncel). Namun, pikiran manajer sudah bulat dan ia menolak permintaan itu dengan mengatakan ia tak ingin melakukan itu (bicara dengan Perrocel)," ujar sumber tersebut.

"John mengatakan, Bridge sudah tahu mengenai apa yang terjadi sejak beberapa waktu lalu dan bahwa relasi mereka (Terry-Bridge) baik-baik saja dan semua sudah diselesaikan. John mengatakan bahwa media-lah yang membesar-besarkan hal itu."

"Namun, Fabio tidak ingin beromong-kosong dan mengatakan bahwaia telah menentukan keputusan. Ia mengkhawatirkan kerusakan tim. John menjadi sangat frustrasi dan marah sampai akhir (pembicaraan). Ia menangis tersedu-sedu dan terus membela diri. Akhirnya, Capello keluar dan meninggalkannya di sana," lanjutnya.



sumber: kmp