Berita Terpopular Sepakbola





Follow Us On Twitter


Guti: Madrid Individualis Share to Facebook Tweet This
Sepakbola - Liga Champion
Thursday, 11 March 2010 07:00
Guti: Madrid IndividualisMADRID - Langkah Real Madrid kembali terhenti di babak 16 besar Liga Champions. Bagi Guti Hernandez, sikap individualis timnya berdampak signifikan terhadap hasil mengecewakan yang mereka raih di hadapan publik Santiago Bernabeu, Kamis (11/3/2010) dini hari WIB.

Los Galacticos lagi-lagi harus mengelus dada. Gol striker Olympique Lyon Miralem Pjanic di babak kedua memastikan tersingkirnya anak-anak asuh Manuel Pellegrini dari Liga Champions untuk keenam kalinya secara beruntun.

Guti jelas tak mampu menyembunyikan kekecewaannya atas hasil tersebut. Terlebih, kubu tuan rumah sebenarnya sempat mengejar defisit di leg pertama melalui gol cepat Cristiano Ronaldo pada menit keenam. Sayang, Madrid tak mampu mempertahankan dominasi dan dipaksa angkat kaki dari perhelatan bergengsi Benua Biru.

"Sangat disayangkan. Sekali lagi, kami menunjukkan bahwa kami tak mampu memastikan kemenangan di pertandingan penting," keluh Guti sebagaimana dikutip Goal.

"Kami seharusnya lebih bermain sebagai tim ketimbang bersikap terlalu individualis. Kami tidak bermain sebagaimana mestinya di babak kedua," imbuh bintang Spanyol.

"Lyon mulai menyerang ketika mereka melihat bahwa kami tidak lagi melakukan tekanan seperti di babak pertama. Seharusnya, itu saat yang tepat untuk menjadi sebuah tim," tambah Guti lagi.

Satu-satunya penghiburan bagi Guti tampaknya adalah posisi El Real sebagai pemuncak klasemen sementara La Liga, meski hanya unggul selisih gol atas juara bertahan Barcelona. Memang, La Liga menjadi satu-satunya harapan Madrid mengangkat trofi musim ini setelah terlempar dari kompetisi Copa del Rey.

"Kini, kami harus memikirkan La Liga, hal itulah yang masih kami miliki," tutup pemain bernama lengkap Jose Maria Gutierrez Hernandez.



sumber: olahraga[dot]com