Berita Terpopular Sepakbola





Follow Us On Twitter


Djohar: Tuntutan KLB Adalah Konspirasi Share to Facebook Tweet This
Sepakbola - Liga Indonesia
Tuesday, 13 December 2011 14:35
Djohar: Tuntutan KLB Adalah KonspirasiJakarta - Baru beberapa bulan kepengurusan PSSI terbentuk, suara-suara yang meminta Kongres Luar Biasa mulai muncul. Disebut Djohar Arifin Husin, tuntutan tersebut adalah bentuk konspirasi untuk merusak sepakbola Indonesia.

Menggelar KLB disebut Djohar sebagai sesuatu yang normal karena dibenarkan statuta. Namun ketua umum PSSI itu mempertanyakan usulan menggelar KLB mengingat kepengurusan di bawah pimpinannya baru berjalan beberapa bulan.

"KLB adalah salah satu cara yang dibenarkan statuta. Tapi benarkah KLB itu benar-benar dari anggota. Kita baru beberapa hari jadi pengurus PSSI, jadi hal ini merupakan suatu konspirasi untuk merusak sepakbola Indonesia," sahut Djohar dalam acara penandatanganan kerja sama antara PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), MNC Group, dan PSSI di Menara Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (13/12/2011)..

"Jadi silahkan saja, jika ingin yang melakukannya. Tapi perlu dicek apakah benar-benar yang menyelenggarakan KLB orang-orang yang menginginkan KLB. Yang punya hak dan suara sebagai aggota PSSI dan yang mewakili. Saya yakin ada beberapa pihak yang mencatut nama. Kita ikuti saja, saya tidak masalah, tapi itu semua harus sesuai aturan yang ada. Ini harus dicek kebenarannya," lanjut dia kemudian.

Salah satu pihak yang meminta digelarnya KLB adalah Anggota Komite Eksekutif asal Papua, Roberto Rouw. Tuntutan untuk menggelar KLB awalnya disuarakan anggota Exco lainnya yakni, La Nyalla Mattaliti.

Disebut Djohar, saat ini PSSI di bawah kepengurusannya tidak melanggar satu pun pasal dalam statuta. Padahal salah satu syarat menggelar KLB adalah telah terjadi pelanggaran statuta.

"Kita akan jelaskan kepada mereka karena tidak ada satu pasal pun dalam statuta yang kita langgar. Karena salah satu syarat penggelaran KlB adalah kita melanggar statuta, tapi nyatanya tidak ada. Dan kemudian tidak ada satu pun keputusan Kongres Bali yang kita labrak."

"Program jalan semua dan semua kita laksanakan. Mulai dari upgrading pelatih, kompetisi, organisasi yang sedang kita benahi. Kita kan baru berjalan beberapa hari jadi pengurus. Lihat saja proses yang kita raih, buktinya SEA Games kita juara dua. Bahkan sejak 1986 prestasi ini baru muncul. Kemudian tim SEA Games kita sejak delapan tahun tidak pernah lolos grup. Sekarang dengan persipaan kita sejak 24 juli, tiga bulan kita sudah bisa ke final. Ini kan suatu prestasi."

"Dan kenyataan yang harus dilihat, jadi jangan dipolitisir. Jadi kita harus realistis melihat permasalahan ini. Kita baru saja menyelesaikan kongres PSSI, kok ribut lagi. Semua bisa kita selesaikan sama-sama tidak perlu seperti ini. Karena nanti ke depannya sedikit-sedikit KLB. Mau ke mana sepakbola Indonesia ini. Karena yang rugi bangsa ini. Jadi marilah kita berpikir bersama-sama demi sepakbola Indonesia," tuntas Djohar.



sumber: olahraga.com