| Asosiasi Pemain Minta Pintu Timnas Terbuka untuk Semua |
|
|
| Sepakbola - Liga Indonesia | ||
| Tuesday, 13 December 2011 21:21 | ||
Jakarta - Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) melakukan pembicaraan dengan PSSI terkait status pemain yang berlaga di ISL. PSSI diminta mengusulkan pada FIFA dan AFC agar mereka yang berlaga di ISL tetap bisa membela timnas. Demikian diungkapkan Bambang Pamungkas pada wartawan usai menggelar pertemuan dengan PSSI di Kafe Kopi Luwak, Epicentrum Walk, Jakarta, Selasa (13/12/2011) sore WIB. Bepe adalah Wakil Presiden APPI, yang pada kesempatan tersebut didampingi Ponaryo Astaman (Presiden APPI), Firman Utina dan Valentino Simanjuntak (CEO APPI) "Hari ini kebetulan kita menghadap PSSI dan juga ISL, karena kita ingin tahu bagaimana permasalahannya. Karena sebagai pemain, sedikit banyak kita berada di dalam pihak yang dirugikan. Kalau kita melihat secara kasar, pasal 79 itu (yang mengatakan pemain yang tidak bermain di bawah liga PSSI, tidak bisa bermain di timnas, red) memang betul demikian," sahut Bepe. "Tapi kami melihat ada celah, untuk setidaknya kami mengusulkan kepada FIFA dan AFC untuk tetap mengizinkan para pemain supaya tetap bisa bermain. Kalau kemudian tidak disetujui FIFA, itu konsekuensi bermain di luar liga resmi," lanjut striker Persija Jakarta dan timnas Indonesia itu. Sementara itu Ponaryo mengungkapkan kalau APPI secara umum mengusulkan tiga hal pada PSSI. Tiga tuntutan yang sudah diterima dengan baik oleh PSSI tersebut intinya meminta pintu timnas terbuka buat semua pemain. "Intinya ada tiga hal yang kami usulkan dan PSSI menerima dengan baik. 1. Pelatih timnas diberikan kebebasan, mendata, termasuk mereka yang bermain di luar IPL. 2. Nantinya, siapapun yang dipanggil, nama-nama yang bermain di luar IPL itu disampaikan melalui surat permohonan khusus kepada AFC dan FIFA supaya diizinkan bermain di timnas. 3. Memberikan salinan apapun keputusan dari FIFA itu kepada APPI," papar Ponaryo. Salinan dari FIFA atau AFC itu disebut Ponaryo penting untuk mengakhiri polemik yang kini melanda sepakbola nasional. Andaikan FIFA dan AFC menolak pemain yang berlaga di luar kompetisi resmi masuk timnas, APPI siap menerimanya. "Mengapa kami inginkan salinan itu? Karena kami ingin mendapatkan sesuatu yang jelas. Biar itu menjadi resmi. Kami mengharapkan dengan adanya surat dari FIFA itu bisa mengakhiri polemik. Karena sekarang kan banyak yang mengatakan yang main di ISL tak bisa bermain di timnas, sementara ada juga yang bilang bisa. Mungkin tiap orang punya penafsiran masing-masing." "Kalau iya diizinkan, kita bersyukur. Kalau tidak, seperti yang dikatakan Bambang tadi, berarti itulah konsekuensinya bermain di luar kompetisi," pungkas Ponaryo. | ||
|
|
| < Prev | Next > |
|---|
![Olahraga [dot] com - Berita Olahraga, Sepakbola, Livescore, Top Scorer, Bursa Olahraga, Klasemen Klub Dunia](/templates/crystal/images/blank.gif)



Jakarta - Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) melakukan pembicaraan dengan PSSI terkait status pemain yang berlaga di ISL. PSSI diminta mengusulkan pada FIFA dan AFC agar mereka yang berlaga di ISL tetap bisa membela timnas.

