| Koordinasi Panitia Daerah & Panitia Pusat SEA Games XXVI Masih Minim |
|
|
| Sport Lain - Sport Lain | ||
| Tuesday, 22 March 2011 02:00 | ||
Palembang - Persiapan pelaksanaan acara pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI ternyata sampai kini masih belum jelas. Ini adalah imbas dari minimnya koordinasi antara panitia daerah dan panitia pusat.Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi panitia Deputi bidang IV SEA Games XXVI, di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Jalan Kapten A. Rivai, Palembang, Senin (21/03/2011). Rapat itu sendiri dipimpin Ketua Deputi IV Yusri Effendi Ibrahim dan wakilnya, Brigjen TNI Harry Purdianto. Salah satu masalah yang ada, seperti disampaikan Ketua Bidang Gelar Budaya M Jhonson, saat ini ada 10 permasalahan yang masih ditemui pihaknya. Seperti belum ditetapkannya jenis tarian yang akan dipentaskan, termasuk sumber dananya. "Koreografer untuk jenis tarian massal pada waktu acara pembukaan penutupan belum ditunjuk, mulai dari rekrutmen penari, penetapan jumlah penari dan jenis tarian masal, serta jenis kostum serta jadwal latihan," kata M Jhonson. Ia berharap agar koordinasi antara panitia Deputi IV Sumsel dan Deputi IV pusat harus dapat berjalan sinkron sehingga tidak terjadi tumpang tindih program kerja. "Kami juga menekankan di sini, agar panitia pusat harus mengerti dan menghargai program yang sudah disusun panita daerah, sehingga tak terjadi tumpang tindih," ujarnya. Untuk merealisasikan program kerja bidang gelar budaya Deputi IV, pihaknya mengajukan estimasi anggaran Rp7 miliar. Kaget Ada Koreografer Baru Hal terkait disampaikan koreografer Deny Malik yang dipercaya Pemprov Sumsel untuk menukangi acara pergelaran Glory Sriwijaya dalam acara pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI nanti. "Saya sempat kaget saat rapat koordinasi lanjutan Deputi IV di Jakarta beberapa waktu lalu, tiba-tiba panitia pusat mau menunjuk koreografer lagi dalam acara itu. Lho, saya sempat bilang, nanti kalau ada apa-apa saat pertunjukan jangan salahkan saya," katanya. Namun begitu pada intinya ia secara pribadi siap mendukung pergelaran seni dan budaya pada pembukaan SEA Games XXVI. Diakuinya, pihaknya telah memantau pelaksanaan event olahraga sejak SEA Games Laos 2009 dan Asian Games di Beijing tahun lalu guna belajar. "Jadi saya perkirakan kami hanya butuh sekitar 3.000 orang pendukung acara seni budaya nanti, mulai dari tari, lagu dan lainnya, yang penting kualitasnya bagus," kata Deny. Terakhir dia berharap agar panitia pusat tetap menggunakan nama pertunjukan "Glory of Sriwjaya". "Karena Pak Alex sudah menyetujuinya. Mudah-mudahan pusat juga setuju. Yang jelas kami siap berkoordinasi dengan panitia pusat," ujarnya, menambahkan jika anggaran yang diajukan sebesar Rp170 miliar sudah mulai dikucurkan, pihaknya akan memulai melakukan latihan bulan depan. Sementara itu Sekda Pemprov Sumsel Yusri Effendi Ibrahim meminta seluruh bidang mempersiapkan kembali program mereka sebelum dibawa ke Deputi IV pusat, guna membahas persiapan lebih lanjut. "Ya ini kan baru rapat awal, nanti akan kita matangkan lagi, termasuk juga masalah kebutuhan anggarannya," ujarnya. | ||
|
|
| < Prev | Next > |
|---|
![Olahraga [dot] com - Berita Olahraga, Sepakbola, Livescore, Top Scorer, Bursa Olahraga, Klasemen Klub Dunia](/templates/crystal/images/blank.gif)



Palembang - Persiapan pelaksanaan acara pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI ternyata sampai kini masih belum jelas. Ini adalah imbas dari minimnya koordinasi antara panitia daerah dan panitia pusat.

